Aplikasi RME Dokter Praktik Mandiri yang Bisa Dibuka di HP, Tablet, dan Laptop
Tim CloudMedika
Kontributor

Pasien yang Anda periksa sore tadi mengirim pesan WhatsApp pukul sembilan malam. Ia menanyakan apakah obat dari Anda boleh diminum bersama obat lambung yang baru ia beli. Untuk menjawab dengan yakin, Anda perlu melihat catatan kunjungannya: diagnosa, resep, dan riwayat alerginya. Kalau rekam medisnya hanya ada di komputer ruang praktik, jawabannya harus menunggu besok pagi.
Situasi seperti ini yang membuat banyak dokter praktik mandiri bertanya kepada vendor: apakah aplikasi rekam medis elektronik (RME) bisa dibuka dari HP? Artikel ini menjelaskan cara kerjanya, kapan akses dari HP atau tablet benar-benar berguna, dan apa saja yang perlu Anda cek sebelum memilih aplikasi.
Apa Artinya Aplikasi RME Bisa Dibuka di Banyak Perangkat
Secara umum ada dua jenis aplikasi RME.
Aplikasi yang di-install di komputer. Data pasien tersimpan di komputer itu sendiri atau di server kecil di klinik. Untuk membukanya dari tempat lain, Anda perlu pengaturan jaringan tambahan, dan biasanya hanya bisa dari komputer yang sudah di-install.
Aplikasi berbasis cloud. Data tersimpan di server penyedia layanan, lalu Anda membukanya lewat browser (Chrome, Safari, dan sejenisnya). Laptop, tablet, dan HP hanya menjadi "jendela" untuk melihat data yang sama. Catatan SOAP yang Anda tulis di laptop ruang praktik langsung terlihat saat Anda membuka aplikasi dari HP, karena keduanya membaca data dari tempat yang sama.
Jadi kalau tujuan Anda bisa membuka rekam medis dari HP, tablet, dan laptop, yang Anda cari adalah aplikasi RME berbasis cloud.
Kapan Dokter Praktik Mandiri Butuh Akses dari HP atau Tablet
Akses multi-perangkat paling terasa manfaatnya dalam situasi berikut:
- Praktik di lebih dari satu lokasi. Misalnya pagi di klinik, sore di tempat praktik pribadi. Riwayat pasien tetap satu, tidak terpecah di dua komputer.
- Menjawab pertanyaan pasien di luar jam praktik. Seperti contoh di awal artikel, Anda bisa mengecek resep dan riwayat alergi pasien sebelum membalas pesannya.
- Dokter dan admin bekerja bersamaan. Admin mendaftarkan pasien dari tablet di meja depan, sementara Anda menulis pemeriksaan di laptop. Pasien yang baru didaftarkan langsung muncul di antrean Anda.
- Kunjungan rumah (home visit). Anda membawa tablet dan mencatat pemeriksaan di lokasi, sehingga tidak perlu menyalin ulang dari kertas.
- Memantau pendapatan harian. Jumlah pasien dan pemasukan hari ini bisa dilihat dari HP tanpa membuka buku kas.
Kalau praktik Anda hanya di satu ruangan dan Anda tidak pernah membuka data pasien di luar jam praktik, akses dari HP bukan kebutuhan utama. Tetapi aplikasi cloud tetap memberi keuntungan lain: data tersimpan di luar klinik, sehingga tidak hilang ketika komputer rusak.
Checklist: Yang Harus Bisa Dilakukan Aplikasi RME di HP
Banyak aplikasi mengaku "bisa dibuka di HP", tetapi yang dimaksud hanya halaman login yang tampil, sementara form pemeriksaannya sulit diisi di layar kecil. Saat uji coba, buka aplikasinya dari HP Anda sendiri dan pastikan hal-hal berikut bisa dilakukan dengan nyaman:
- Mencari pasien berdasarkan nama, nomor rekam medis, atau NIK.
- Melihat riwayat kunjungan, termasuk diagnosa sebelumnya, resep, dan catatan alergi.
- Menulis catatan SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Plan) tanpa harus memperbesar layar berkali-kali.
- Mencari kode diagnosa ICD-10 dengan mengetik beberapa huruf.
- Membuat e-resep yang langsung tercatat di rekam medis pasien.
- Mengirim data kunjungan ke SatuSehat tanpa langkah tambahan dari perangkat mana pun.
- Dipakai dua orang sekaligus (misalnya Anda dan admin) dengan hak akses yang berbeda.
- Keluar (logout) dari perangkat dengan mudah, terutama bila HP atau tablet dipakai bergantian.
Kalau poin 1 sampai 5 terasa sulit dilakukan dari HP, aplikasi tersebut sebenarnya dirancang untuk komputer, dan akses dari HP hanya pelengkap.
Pertanyaan yang Perlu Anda Ajukan ke Vendor
Sebelum berlangganan, tanyakan hal-hal berikut. Jawabannya akan cepat menunjukkan apakah aplikasi itu cocok untuk cara kerja Anda.
- Apakah perlu install aplikasi, atau cukup lewat browser? Lewat browser berarti Anda tidak perlu memasang ulang setiap ganti perangkat.
- Apakah ada biaya tambahan per perangkat? Sebagian layanan menghitung biaya per akun, sebagian per perangkat. Pastikan Anda tahu mana yang berlaku.
- Di mana data pasien disimpan, dan apakah dienkripsi? Tanyakan lokasi server dan jenis enkripsinya.
- Apa yang terjadi kalau HP saya hilang? Idealnya Anda cukup mengganti kata sandi, dan data tetap aman di server.
- Apakah integrasi SatuSehat sudah termasuk di harga langganan? Permenkes No. 24 Tahun 2022 mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk tempat praktik mandiri dokter, menyelenggarakan rekam medis elektronik yang terhubung dengan SatuSehat. Idealnya integrasi ini sudah termasuk di harga langganan.
- Bisakah saya mencoba dari HP saya sendiri sebelum membayar? Masa uji coba adalah waktu terbaik untuk menjalankan checklist di atas.
Kalau Internet Putus, Bagaimana?
Aplikasi berbasis cloud membutuhkan koneksi internet untuk membuka dan menyimpan data. Ini konsekuensi yang perlu Anda pahami sejak awal.
Dalam praktik, kebutuhan datanya kecil karena yang dikirim hanya teks catatan pemeriksaan, sehingga kuota yang terpakai kecil. Beberapa langkah sederhana yang bisa Anda siapkan:
- Gunakan dua sumber internet, misalnya WiFi klinik dan paket data di HP yang bisa dijadikan hotspot.
- Simpan nomor dukungan teknis vendor agar mudah dihubungi bila ada gangguan.
- Tanyakan kepada vendor bagaimana prosedur pencatatan sementara bila koneksi benar-benar tidak tersedia, lalu bagaimana data tersebut dimasukkan kembali.
Sebaliknya, aplikasi yang di-install di komputer tetap jalan saat internet mati, tetapi datanya ikut berisiko kalau komputer rusak, terkena virus, atau hilang, kecuali Anda rutin membuat cadangan sendiri.
Menjaga Keamanan Data Saat Dibuka dari HP
Rekam medis adalah data yang wajib dijaga kerahasiaannya. Membukanya dari HP aman selama beberapa kebiasaan dasar dijalankan:
- Pasang kunci layar (PIN, sidik jari, atau pengenalan wajah) di HP dan tablet yang dipakai untuk membuka rekam medis.
- Jangan berbagi akun. Admin dan dokter sebaiknya punya akun masing-masing, sehingga setiap perubahan data tercatat atas nama yang benar.
- Keluar (logout) dari perangkat milik orang lain atau perangkat yang dipakai bersama.
- Pastikan vendor mengenkripsi data dan menyimpannya di server yang lokasinya jelas.
Cara CloudMedika Menangani Kebutuhan Ini
CloudMedika adalah aplikasi RME berbasis cloud. Anda membukanya lewat browser di laptop, komputer, tablet, maupun HP tanpa perlu install, dan semua perangkat membaca data yang sama.
Untuk dokter praktik mandiri, paket dasarnya berisi:
- 1 akun dokter dan 1 akun admin, sehingga Anda dan admin bisa bekerja bersamaan dari perangkat masing-masing.
- Catatan SOAP, pencarian ICD-10, e-resep, dan riwayat pasien.
- Integrasi SatuSehat yang sudah termasuk di harga langganan. Bridging BPJS P-Care sedang dalam pengembangan.
- Pasien dan kunjungan tanpa batas, serta backup otomatis.
- Enkripsi AES-256 dengan server yang berlokasi di Indonesia.
Biayanya mulai Rp199.000 per bulan, dan tidak ada biaya tambahan per perangkat. Rinciannya bisa Anda lihat di halaman harga.
Cara paling mudah untuk menilai apakah aplikasinya nyaman dipakai di HP adalah mencobanya sendiri. Selama uji coba gratis 14 hari, buka CloudMedika dari HP, tablet, dan laptop Anda, lalu jalankan checklist di artikel ini. Kalau ada yang ingin ditanyakan lebih dulu, hubungi tim kami lewat WhatsApp.
Ingin tahu manfaat lain RME untuk praktik Anda? Baca juga 5 manfaat RME yang langsung dirasakan dokter praktik mandiri dan kewajiban RME SatuSehat.
Butuh sistem yang sudah patuh regulasi?
CloudMedika siap membantu klinik Anda bertransformasi ke RME dengan mudah.